Papa : bla bla bla...Nico sekarang kerja di gresik, pi. Sering telpon-telponan kok sama tante ita dan fanny
Saya : Oh tante ita kenal nico?
Papa : Iya, akrab kok sama fanny juga
Saya : speechles...
Pah, masih terdengar aneh buatku mendengar nama itu. Maaf, tapi sesering apapun papa berusaha membiasakanku mendengar nama itu, telinga dan hatiku masih belum mau terbiasa. Waktu kecil, aku suka menyalahkan diriku karena ketiadaanmu. Aku pasti nakal, aku pasti tidak membuatmu bangga, sehingga kau tidak pernah ada dirumah, dan bertahun-tahun kemudian tidak pernah ada di hidupku dan adik. Tapi kata mama aku anak yang baik, anak yang pintar, anak yang selalu membuat orangtua bangga, dan ketiadaan kau di hidup kami bukan karena aku. Tapi aku tetap menyalahkan diriku. Baru setelah aku dewasa, aku tau alasannya, memang bukan karena aku. Maaf pah, aku masih belum bisa seperti keluargamu yang lain yang menerima pilihanmu sebagai sesuatu yang wajar dan menerima buah dari pilihan itu sama wajarnya. Aku belum bisa...





